You are here
Home > Berita & Tips Chevrolet > Pabrik Mobil Pertama di Indonesia

Pabrik Mobil Pertama di Indonesia

Pabrik Mobil Pertama di Indonesia

Pabrik Mobil Pertama di Indonesia – Industri otomotif Indonesia mempunyai sejarah yang lumayan panjang. Kendaraan bermesin pada saat itu masuk ke Indonesia seiring dengan para penjajah yang pernah dilakukan oleh Belanda. Pada saat ituara tentu saja yang dapat menikmati kendaraan bermotor khususnya roda empat cuma hanya pada kalangan bangsawan saja.

Hingga saat ini bisnis otomotif tersebut lebih banyak dikuasai oleh negara asal Jepang seperti beberapa merek terkenal seperti Toyota, Suzuki, Mazda, dan Honda, namun  ternyata mereka bukanlah yang pertama. General Motors (GM) justru menjadi pionir. Mereka mulai berkecimpung didalm bisnis ini sekitar pada awal abad ke-20.

Apabila disadur dari laman gmheritagecenter, Awal mulanya dari GM adalah sebuah perusahaan terbatas bernama N.V. General Motors Java Handel Maatschappij yang didirikan pada tahun 1927. Menurut laman dari Chevrolet Indonesia, visi dari perusahaan tersebut pada awal mulanya adalah menyediakan “tingkat dari keselamatan, kualitas, serta layanan terbaik kepada konsumen di dalam berragam industri.” Atau dengan kata lain yaitu, berorientasi konsumen.

Pabrik Mobil Pertama di Indonesia

Perusahaan ini pula menjadi agen tunggal untuk merek-merek seperti Pontiac, Oldsmobile, Vauxhall, Opel, Buick, La Salle, dan Cadillac. Meski tetap yang diutamakan adalah Chevrolet. Karena permintaan yang semakin melimpah, terutama untuk merek Chevrolet (merek di bawah GM), N.V. General Motors pada akhirnya membuat pabrik untuk perakitan di Tanjung Priok, Jakarta. Dan pabrik inilah yang menjadi pabrik perakitan mobil pertama di Indonesia.

Pada saat itu, Jakarta masih dikenal dengan sebutan Batavia. Pemilihan tempat di Tanjung Priok sendiri sangat mungkin, ini disebabkan karena pada wilayah tersebut merupakan pelabuhan terbesar, paling sibuk, dan juga padat dengan lalu lintas internasional.

Kembali ke pabrik Chevrolet di Tanjung Priok, menurut salah satu sumber dari pabrik itu yang berhasil merakit sekitar 47 ribu mobil, di mana sebagian besarnya merupakan kendaraan berjenis bus dengan merek Chevrolet, serta truk dengan label GM. Tidak begitu banyak informasi tentang pabrik perakitan mobil ini. seperti halnya, luas dari areanya, maupun jumlah dari pekerjanya, atau pun dari jenis mobil-mobil yang dirakit.

Periode pertama pabrik ini berakhir pada saat Jepang mulai menginvasi Indonesia pada tahun 1942. Di kala itu, seluruh kegiatan ekonomi hanya untuk membantu Jepang memenangkan perang. Belanda sendiri telah membekukan pabrik sebelum mereka pergi dari nusantara. Dikatakan periode pertama, karena kiprah dari GM tidak berhenti hingga sampai situ saja. Mereka memulai berbisnis kembali setelah Indonesia telah diproklamirkan oleh Sukarno dan Hatta. Hingga sampai saat ini pun, GM masih tegak berdiri, walau tertatih menghadapi jenama Jepang.

Chevrolet Bandung

Leave a Reply

Top